Laman

Senin, 25 Februari 2013

History of Grandmaster title

Sejarah gelar Grandmaster (GM) catur

Tsar Nicholas II
Sebelum tahun 1914, mereka yang terkenal sebagai pecatur-pecatur yang hebat hanya disebut sebagai master saja, walau sudah menjadi juara dunia. Pada tahun 1914, Tsar Nicholas II dari Rusia menjadi tuan rumah turnamen catur terbesar pada masa itu yang diselenggarakan oleh masyarakat catur St. Petersburg. Tsar sendiri ikut menyumbangkan hadiah sebesar 1.000 Rubel, jumlah yang sangat banyak ketika itu.
Hal ini juga menjadi faktor penarik sehingga juara dunia saat itu, Dr. Emanuel Lasker, yang lama tidak tampil sejak 1909, berkenan datang menjadi peserta. Juga hadir Jose Raul Capablanca dari Kuba yang binatang terangnya mulai bersinar sejak dua tahun sebelumnya, karena memenangkan turnamen San Sebastian 1911. Akiba Rubinstein dari Polandia juga datang yang mendapat julukan seniman permainan akhir. Frank Marshall dari Amerika yang terkenal. Begitu juga Siegbert Tarrasch, sang guru dari Jerman. Lalu, Aron Nimzovich dari Latvia dan Josep Hendry Blackburne, penyerang yang sangat ditakuti dari Inggris. David Janowski dari Perancis. Isidore Gunsberg dari Inggris. Ossip Brenstein dan pecatur muda Alexander Alekhine dari Rusia yang menjadi kebanggaan tuan rumah. Bisa dikatakan semua pecatur terkuat dunia saat itu ikut ambil bagian.
Lasker keluar sebagai juara dengan setengah angka lebih unggul dari Capablanca. Pecatur Kuba ini masih memimpin sendirian sampai babak ke-18 dari 21 babak yang direncanakan. Kemudian dia kalah dari Lasker dan hal itu membuat mentalnya rontok. Dia kalah lagi dalam posisi menang ketika menghadapi Tarrasch dan menyerahkan mahkota juara kepada Lasker. Alekhine membuat kejutan dengan merebut posisi ketiga, disusul oleh Tarrasch dan Marshal.
Pada upacara penutupan, Tsar Nicholas II menyebut kelima mereka ini, yaitu Dr. Emanuel Lasker, Jose Raul Capablanca, Alexander Alekhine, Dr. Siegbert Tarrasch dan Frank Marshall sebagai GRANDMASTER CATUR. Mereka ini adalah Grandmaster asli pertama dalam sejarah. Gelar ini kemudian juga diadopsi oleh FIDE dan dibuat ketentuan dan peraturan untuk memperolehnya.

Kamis, 24 Januari 2013

Politics of chess

Hal-hal tentang POLITIK berdasarkan dari filosofi Catur :

Quantity of pieces
Dengan mempunyai jumlah massa yang lebih besar tentunya akan menyulitkan pesaing atau lawan politiknya memenangkan pertarungan karena hal ini harus mutlak dimiliki untuk mendapatkan dukungan (suara) terbanyak.

Quality of pieces
Sudah tentu kualitas sangat memberikan pengaruh yang signifikan bagi perolehan suara. Dengan memiliki beberapa tokoh penting / berkualitas, tentunya akan memberikan kekuatan kepada partai untuk mendongkrak perolehan suaranya kelak.

Tempo / Time to turn things around
Waktu atau momentum yang tepat untuk para kompetitor masuk menyerang memanfaatkan isu-isu politik dengan harapan memberikan pukulan yang telak bagi lawan politiknya dalam perolehan suara nanti. Sikap diam tak memberikan reaksi apapun juga merupakan bagian dari permainan catur, tetapi jangan salah, diamnya bidak akan menghabiskan langkah musuh dan musuh akan kehilangan akal. Hal ini dapat menjadikan suatu kesempatan untuk mengadakan serangan balik atau paling tidak memperoleh posisi yang menguntungkan.

Position of pieces
Tentunya inilah peran yang paling penting dalam permainan catur. Sebanyak apapun kuantitas dan kualitas bidak kita tetapi apabila pada posisi yang kurang menguntungkan maka, hal ini akan sia-sia saja sehingga kita mudah dikalahkan lawan.

Jumat, 18 Januari 2013

Manfaat Belajar Catur



Secara Ringkas, Alasan dan Manfaat Catur

 
 Alasan memilih CATUR karena :
  1. Means the ability
    Merupakan sarana untuk menunjukkan kemampuan seseorang baik fisik maupun mental.
  2. Causality
    Setiap langkahnya mengandung nilai resiko dan akibatnya sehingga diharapkan seseorang dalam kehidupannya selalu melangkah dengan baik dan benar.
  3. Problem Solver
    Berusaha menemukan cara pemecahan yang terbaik dari masalah yang dihadapi.
  4. Competition in the game
    Bersaing untuk saling mengalahkan dalam sebuah permaianan sehingga diharapkan agar seseorang menjadi pribadi yang kuat dan mampu bersaing dalam kehidupan sesungguhnya.
  5. Organized games
    Dalam permainan ini terdapat tahap-tahap yang harus dilewati yaitu babak pembukaan, babak tengah dan babak akhir untuk mencapai kemenangan seperti yang diharapkan. Jadi dapat membentuk pola pikir seseorang untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.

Jadi manfaat belajar CATUR yaitu :
  1. Friendship
    Bermain Catur merupakan aktifitas yang menyenangkan, mudah dipelajari dan dinikmati semua orang dari berbagai usia dan jenis kelamin sehingga dapat mempererat persahabatan diantara mereka.
  2. Earnest
    Mengajarkan seseorang untuk menjadi pribadi yang sungguh-sungguh, jujur dan tidak mudah menyerah.
  3. Confidence
    Meningkatkan kepercayaan diri sehingga dapat menjadi motivasi tersendiri.
  4. Concentration
    Melatih konsentrasi berpikir melalui pengamatan yang teliti.
  5. Imagine
    Melatih daya imajinasi karena akan membayangkan apa yang akan terjadi sebelum menentukan langkah.
  6. Patience
    Melatih kesabaran karena berpikir dahulu (waspada) sebelum memutuskan langkahnya.
  7. Consideration
    Melatih berpikir kreatif dan penuh pertimbangan ketika memutuskan dan akibatnya yang akan terjadi.
  8. Evaluate
    Belajar untuk mengevaluasi dan menilai hasil dari tindakan yang dilakukan.
  9. Experience
    Diajarkan untuk belajar dari pengalaman tentang apa yang telah terjadi sebelumnya.
  10. Plan
    Belajar membuat rencana dengan mengembangkan ide dan cara untuk mencapai tujuan.
  11. Decide
    Belajar mengambil keputusan dengan mempertimbangkan beberapa pilihan pada saat yang bersamaan.

Kamis, 17 Januari 2013

Chess is a sport

That govern all visible is the invisible

Alasan-alasan catur desebut olahraga yaitu :
  • Adanya unsur kompetisi (competition) yang melibatkan mental dan emosi seseorang. Catur bukan saja sekedar hobi tapi juga profesional yang diakui dunia dan memiliki organisasi dunia yaitu FIDE.
  • Adanya unsur fisik (physical) karena ketika pecatur bertanding (berpikir dengan serius) terjadi proses metabolisme diotak yang menyebabkan tubuh membakar kalori (energi). Otak adalah bagian dari tubuh, sama seperti jantung, tangan, kaki dll. Orang yang bermain catur juga dituntut memiliki ketahanan otot pada punggung dan leher ketika ia duduk lama.
  • Adanya unsur ketrampilan (skill) yang memang harus dilatih agar optimal dalam mencapai tujuan. Sama seperti pemain sepakbola dalam menggiring bola, bekerja sama dengan yang lain dan melepas tendangan kegawang.