Laman

Sabtu, 13 September 2014

Meningkatkan Kemampuan Otak dengan Berlari

Siapa bilang berolahraga cuma untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh? Percaya atau tidak, ternyata ada salah satu olahraga ringan yang juga bisa bermanfaat bagi otak yaitu lari. Ya, olahraga murah meriah ini ternyata memiliki manfaat bagi otak kita. Ada lima manfaat bagi otak yang bisa kita dapatkan dari berlari yaitu :

1. Berlari membantu perkembangan otak
Ternyata berlari  bisa menstimulasi terciptanya sel-sel baru di otak dan melancarkan peredarahan darah menuju otak. Bahkan ada studi yang menjelaskan bahwa dengan berlari dapat menigkatkan volume otak bagian tengah dan hippocampus.

2. Berlari dapat memperpanjang umur otak
Dengan berlari ternyata mempengaruhi reaksi-reaksi kimia dalam otak untuk memiliki otak yang sehat kedepannya. Ternyata, otak seseorang yang senang berlari memiliki efisiensi metabolisme lebih besar ketimbang orang yang jarang berlari.

3. Berlari meningkatkan kemampuan belajar dan menangkap informasi
Berlari mampu menigkatkan kemampuan otak kita untuk lebih fokus, mengerjakan beberapa tugas sekaligus, dan untuk membuat sesuatu yang berbeda.

4. Berlari membuat kondisi otak lebih fit
Kamu pasti tahu kalau berolahraga itu bisa meningkatkan otot dan memberi energi lebih. sebuah studi pun menjelaskan bahwa otak kita juga menangkap hal yang sama. para ahli percaya bahwa besarnya jumlah glycogen dalam otak dan menigkatnya fungsi kognitif berasal dari olahraga lari.

5. Berlari di alam terbuka, membantuk otak terisi oleh  zat kimia yang baik
Berolahraga memang bisa melepas zat yang namanya endorphins.Selain itu, seperti banyak obat antidepresi, lari membantu otak kamu untuk meningkatkan neurotransmitter serotonin dan norepinefrin. Untuk hasil terbaik, cobalah berlari dalam kondisi lingkuangan yang tenang, ruang hijau, dan bukan di jalan-jalan ramai. Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang yang berlari di taman mengalami aktivitas otak sama dengan yang menjalani meditasi, sementara orang-orang berlari di tempat ramai cenderung mengalami frustrasi.


Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar